Rabu, 12 Desember 2012

Mega Proyek Telkom Sasar UKM

 
PT Telkom Indonesia meluncurkan program 2013. Manajemen Telkom menyebutnya sebagai Mega Proyek 2013 dari Telkom Indonesia untuk Indonesia. Mega proyek berbentuk program broadband ini diluncurkan  untuk wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI), Selasa, 10 Desember.

Executive General Manager Divisi Business Service PT Telkom, Arko Maryono, menuturkan bahwa program ini menyasar sekolah, usaha kecil menengah (UKM), dan outlet transfer uang atau delivery money access (Delima).



Arko merinci, ada 100.000 sekolah, 100.000 UKM, dan 100.000 Delima yang bakal disasar mega proyek ini. Khusus wilayah KTI, sebut Arko, akan mendapat sekira 20 persen dair jumlah itu.

General Manager Bisnis and Service Telkom Regional VII KTI, Victor Hutapea, merinci, ada 16.820 sekolah, 6.636 UKM, dan 15.000 Delima di wilayah KTI yang bakal online dengan program ini.

Khusus Sulawesi dan Maluku Utara, 8.042 sekolah, 3.950 UKM, dan 7.170 Delima yang akan dipasangi perangkat wireless fidelity (Wi-Fi) Pihak Telkom tak menyebut jumlah investasi yang digelontorkan.

Mega proyek ini, kata Arko tidak melulu mengejar revenue perusahaan. "Sesuai tema, dari Telkom Indonesia untuk Indonesia," imbuhnya lagi. Yang jelasnya, lanjut Arko, ada penambahan pelanggan secara signifikan yang bakal dihasilkan program ini.

Launching Mega Proyek 2013 untuk wilayah KTI dilakukan di Kantor Telkom Regional VII KTI, siang kemarin. Telkom pun memamerkan teknologi terkini melalui telekonferensi dengan area-area di regional ini. Ada penandatanganan komitmen dan foto bersama yang dilakukan di Mataram dan Jayapura yang hasilnya langsung di-print di Makassar.

Masing-masing pimpinan area kemudian menerima senjata tradisional sebagai simbol perlengkapan "perang" untuk mengamankan target program ini

0 komentar:

Poskan Komentar